Jumat, 30 Desember 2016

Metodologi Perbandingan BMW series 3 dan series 6



Nama : Eko Adi Prasetyanto
Kelas : 3ic09
NPM : 23414453
Perbandingan Tentang BMW series 6 dan BMW Series 3
BMW merupakan perusahaan yang pernah memproduksi mesin pesawat sampai pada saat ini BMW menciptakan mobil yang bisa dikategorikan sebagai mobil mewah, BMW sendiri adalah singkatan dari “Bayerische Motoren Werke” atau dalam Bahasa Inggris “Bavarian Motor Works”.




BMW ini memiliki kisah panjang dalam perjalanannya menciptakan sebuah invosi yang dapat dinikmati oleh para penggemarnya yang ada di seluruh dunia, BMW memiliki beberapa pabrik perakitan komponen Mobilnya pada beberapa negara, yang diantaranya didalamnya terdapat Indonesia sebagai negara yang ditempati oleh BMW.
Marketing yang bagus serta kualitas yang tiada duanya menjadikan inovasi terbaru BMW dalam menciptakan sebuah mobil selalu ditunggu dan dinanti oleh para penyuka atau bisa dikatakan sebagai penggemar Mobil BMW di seluruh dunia, lebih dari 1000, bahkan sampai puluhan ribu yang tersebar di seluruh Dunia
Pabrikan asal jerman ini memproduksi mobil nya dalam 11 seri yang sudah diluncurkan , yakni indonesia, yang diantaranya : BMW 1 Series, BMW Serie 2, BMW 3 Series, BMW Serie 4, BMW 5 Series, BMW 6 Series, BMW 7 Series,X, Z4, GT, dan BMW M models. Semua serie tersebut memiliki tampilan khas yang hanya dapat anda temukan di BMW. Tapi Kali ini saya akan membandingkan dari spesifikasi hingga harga pada series 6 dan series 3.
Spesifikasi Series 6

Dari Segi Harga dan angsuran dapat dilihat sebagai berikut :
Type
Harga
640i Coupe
Rp.1,428,000,000,-
640i Cnvertible
Rp.1,608,000,000,-
640i Gran Coupe Pure Eidition
Rp.1,578,000,000,-
640i Gran Coupe
Rp.1,678,000,000,

Kita ambil contoh untuk type 640i Coupe dengan harga Rp. 1,428,000,000,-
Semua angsuran dikenai bunga 20% tergantung instansi, tapi biasanya jika kita memilih angsuran lebih lama maka bunga semakin besar :
Angsuran
Biaya Yang Harus Di Bayarkan
10x
Rp. 171,360,000 ,-
16x
Rp. 107,100,000 ,-
24x
Rp. 71,400,000 ,-
32x
Rp. 53,550,000 ,-

Spesifikasi BMW Series 3
Mesin
  • Type Mesin : In-line / 4 cylinder WITH TURBO
  • Kapasitas Silinder : 1.955 cc
  • Daya Maksimum :250hp @ 5,800RPM
  • Torsi Maksimum : 350 Nm @ 1,200RPM
  • Type Transmisi : STEPTRONIC
  • Kapasitas Bahan Bakar : 61 Liter
  • Sistem Kemudi : rear-wheel
Dimensi
  • Panjang : 4,620 mm
  • Lebar : 1,783 mm
  • Tinggi : 1,374 mm
  • Berat Kosong : 2,035 kg
  • Jarak Poros Roda : 2,761 mm
  • Jarak Pijak Depan : 1,065 mm
  • Jarak Pijak Belakang : 856 mm
Suspensi / Kaki-Kaki
  • Suspensi Depan : Strut-Type
  • Suspensi Belakang : Multi-Link
  • Rem Depan : ABS Dinamic Stability Control
  • Rem Belakang : ABS
  • Transmisi : Triptonic
  • Ban Depan dan Belakang : 225/40WR18.0
Fitur
  • Sunvisor
  • Luggage Space
  • Power Windows Control
  • Anti-Lock Braking System (ABS)
Interior
  • AC Dual Zone Control Autoclimate
  • Belakang Ventilasi AC
  • Paddle Shift
  • Sensor Hujan + Auto Wiper
  • Audio
  • Cruise Control
  • Kemudi Audio Kontrol
  • Panel Kayu
  • Leather Seat
  • Atur Kemudi Otomatis
  • Sunroof
Ekterior
  • Front Lamp
  • Foglamp
  • Front Griil
  • Emblem
  • Stop Lamp
Dari Segi Harga BMW Series 3
Type
Harga
320i Sport
Rp.619,000,000,-
320i Luxury
Rp.669,000,000,-
328i Sport
Rp.749,000,000,-
328i Luxury
Rp. 749,000,000,-
335i M Sport
Rp.909,000,000,-
320d Modern
Rp.669,000,000,-

Kita ambil contoh dari type 335i M Sport dengan harga seperti di atas, untuk cicilan dengan bunga 20%
Angsuran
Harga yang harus dibayarkan
12x
Rp. 90,900,000,-
32x
Rp. 34,087,500,-
64x
Rp. 17,043,750,-

Kesimpulan :
Dari Segi Harga memang kalau kita sudah bicara soal kelas, itu memang sudah lumrah dengan harga segitu, dan memang kualitas terbayar, memilih BMW series 3 Ataupun 6 Itu bergantung pada selera dan pastinya harga, namun jika kita hanya mampu membeli BMW series 3 ,  BMW series 3 pun tidak kalah mewahnya bila di sanding dengan mobil eropa eropa lain yang sudah masuk pasaran Indonesia.

Minggu, 27 November 2016

Tugas 4 "Perbedaan Mesin Diesel dan Mesin Bensin"


Nama : Eko Adi Prasetyanto

Kelas : 3ic09

NPM : 23414453

Perbedaan Mesin Diesel dan Mesin Bensin

Mesin diesel dan mesin bensin adalah mesin yang paling banyak dipakai dalam kendaraan. Dahulu kita mengenal mesin uap untuk menggerakkan kereta uap, namun teknologi semakin berkembang, bahkan saat ini mesin diesel dan mesin bensin pun agaknya mulai ditinggalkan dengan munculnya mesin bertenaga listrik atau motor hybrid. Namun penggunaan mesin diesel dan mesin bensin masih banyak karena cadangan bahan bakarnya pun masih, selain itu faktor biaya produksi yang lebih murah dari pada mesin hybrid atau mesin yang sudah seluruhnya bertenaga listrik. Namun di artikel ini, Guru Otomotif tidak sedang membahas soal hybrid, melainkan yang akan Guru Otomotif bahas adalah tentang mesin diesel dan mesin bensin, yaitu perbedaan mendasar mesin diesel dan mesin bensin. Karena tidak sedikit orang yang bingung terutama mereka yang hendak membeli mobil, bagusan mana mobil yang bermesin diesel dengan mobil yang bermesin bensin? Maka pertanyaan tersebut hampir sama dengan pertanyaan; bagusan mana antara mesin diesel dan mesin bensin?

 



 

Namun sebelum kita menjawab pertanyaan tersebut, kita review terlebih dahulu apa itu mesin diesel? Apa itu mesin bensin? Sehingga dengan begitu kita dapat membedakan keduanya. Mesin bensin dan mesin diesel sama-sama mesin pembakaran dalam, yaitu proses kerjanya terjadi di dalam mesin atau silinder. Sedangkan perbedaanya dapat kita lihat dari beberapa faktor berikut ini:

 

 

Nama Siklus Pembakaran

Siklus pembakaran pada mesin diesel adalah siklus sabathe, sedangkan siklus pada mesin bensin adalah siklus otto, terkait pengertian dari Siklus Sabathe dan Siklus Otto insyaAllah akan Guru Otomotif bahas di artikel tersendiri. Karena penjelasan untuk siklus pembakaran tersebut sangatlah panjang.

 

Rasio Kompresi

Perbedaan selanjutnya dari mesin diesel dan mesin bensin dapat dilihat dari rasio kompresinya, yang mana untuk rasio kompresi mesin diesel lebih tinggi dari pada rasio kompresi mesin bensin. Rasio kompresi mesin diesel adalah 15 sampai dengan 22. Sedangkan rasio kompresi mesin bensin adalah 6 sampai dengan 12. Terlihat jauh sekali perbedaannya. Hal ini karena mesin diesel menggunakan panas atau suhu yang tinggi serta tekanan yang tinggi pula untuk melakukan pembakaran bahan bakar solar, sehingga mesin diesel membutuhkan rasio kompresi yang besar. Berbeda halnya dengan mesin bensin yang proses pembakarannya dibantu oleh percikan bunga api pada busi.

 

Ruang Bakar

Bentuk ruang bakar pada mesin diesel lebih rumit, sedangkan bentuk ruang bakar mesin bensin sederhana. Hal ini karena konstruksi dari ruang bakar mesin diesel dibuat beraneka ragam model yang bertujuan untuk membuat campuran udara dan bahan bakar (dalam bentuk kabut) menjadi homogen agar mudah terbakar sekaligus. Sedangkan pada mesin bensin campuran udara dan bahan bakar sudah dilakukan di karburator.

 

Pencampuran Bahan Bakar

Pada mesin atau motor diesel proses pencampuran bahan bakarnya diinjeksikan atau disemprotkan langsung pada ruang bakar dan ada juga yang diinjeksikan sebelum ruang bakar yaitu di intake manifold. Kemudian bahan bakar tersebut diinjeksikan pada akhir langkah kompresi. Sedangkan pada mesin bensin pencampuran bahan bakar bensin dilakukan di dalam karburator dan walaupun saat ini (pada motor bensin EFI) banyak yang menggunakan injeksi langsung pada intake manifold seperti mesin diesel.

 

Metode Penyalaan

Proses terjadinya pembakaran pada mesin diesel dilakukan dengan metode pembakaran sendiri, udara yang dikompresikan pada ruang bakar memiliki suhu dan tekanan tinggi, kemudian pada akhir langkah kompresi bahan bakar diinjeksikan sehingga bercampur dengan udara bersuhu dan tekanan tinggi, akibatnya partikel-partikel bahan bakar tersebut terbakar dengan sendirinya, ada juga mesin diesel yang menggunakan alat bantu busi pijar untuk membantu memanaskan suhu udara di dalam ruang bakar. 

 



 

Sedangkan pada mesin bensin, metode penyalaannya menggunakan percikan bunga api. Ketika campuran bahan bakar dan udara sudah masuk pada ruang bakar lalu dikompresikan dan beberapa derajat sebelum piston mencapai titik mati atas (TMA) busi memercikkan bunga api dan mulai membakar campuran bahan bakar dan udara tersebut.

 

Jenis Bahan Bakar

Pada mesin diesel menggunakan bahan bakar jenis solar, sedangkan bahan bakar untuk mesin bensin menggunakan bahan bakar jenis bensin. Jangan salah memilih seperti misalnya mengisi motor diesel dengan bahan bakar bensin, maka dampaknya berbahaya.

 

Getaran Suara yang dihasilkan

Getaran suara pada mesin diesel lebih besar karena daya yang dihasilkan pada mesin diesel pun besar. Sedangkan getaran suara pada mesin bensin lebih kecil.

 

Efisiensi Panas
             
Pada mesin diesel dihasilkan efisiensi panas sebesar 30 sampai 40. Sedangkan pada mesin bensin efisiensi panasnya adalah antara 22 sampai dengan 30, lebih kecil dari pada mesin diesel.

Perbedaan tersebut dapat diringkas dalam bentuk tabel perbedaan mesin diesel dan mesin bensin berikut ini, silahkan Sobat bisa menyimpannya dalam bentuk gambar di bawah ini:

 

 

 

Itulah beberapa perbedaan mesin diesel dan mesin bensin, Keduanya sama-sama bagus dan tergantung kebutuhan, artinya jika sedang mencari mobil dan bingung antara memilih mobil dengan mesin diesel atau mesin bensin, maka pilihlah sesuai dengan kebutuhan, apakah butuh tenaga yang besar untuk offroad, atau mencari mobil yang perawatannya mudah.

Daftar Pustaka